Minggu, 30 Mei 2010

Ada Gap, Alasan Krisyanto Tinggalkan Jamrud

The following paragraphs summarize the work of news experts who are completely familiar with all the aspects of news. Heed their advice to avoid any news surprises.
Kabar tentang perpecahan yang terjadi di tubuh band Jamrud sekitar tiga tahun yang lalu memang tak banyak orang yang tahu. Namun, usut punya usut, ternyata diakibatkan adanya sedikit gap di antara mereka. Itulah penyebab utama sang vokalis, Krisyanto, cabut dari Jamrud.

"Kabar saya selalu baik, alhamdulillah. Kalau Anda ingin tahu yang sebenarnya kenapa saya harus mengundurkan diri dari Jamrud, biarlah hanya saya yang tahu saja. Namun memang suasana di antara para personil sedikit ada gap yang tidak bisa terselesaikan," ucap Krisyanto usai memberikan bantuan kursi roda kepada korban lumpuh layu di Kalisari, Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu (29/5).

Kris menolak anggapan kalau dirinya keluar diakibatkan permasalahan fee ataupun visi misi yang ada di tubuh Jamrud. Ada hal lain lagi yakni permasalahan itu berawal ketika Kris ditawari untuk menjadi motivator anak muda.

You may not consider everything you just read to be crucial information about news. But don't be surprised if you find yourself recalling and using this very information in the next few days.

"Ini bukan bicara visi dan misi, bukan fee juga kok. Kalau saya mempermasalahkan mengenai fee sudah sejak lama saya mengundurkan diri ngapain juga harus menunggu 11 tahun, itu bukan masalahnya," ujarnya.

"Berawal dari ketika aku dan Riki diajak oleh seseorang untuk menjadi motivator anak muda kalau orang yang terlibat di musik rock itu bisa juga untuk mengaji, namun yang lain tidak setuju," ungkap pemilik suara serak ini.

Ketidaksetujuan teman-teman dari Jamrud lantas membuatnya harus merenung selama 3 jam untuk memutuskan keluar dari band yang sudah membesarkan namanya tersebut.

"Itu spontan saja, pada saat itu saya sedang berdiam diri di rumah, yah kurang lebih hampir 3 jam dan akhirnya saya memutuskan untuk keluar. Jadi saya ingin menetralkan suasana dan ketika minta pamit untuk keluar mereka mengizinkan," pungkas Kris yang memakai alasan jenuh di Jamrud agar bisa keluar.

"Bukan kok, itu hanya alasan saya saja, kalau saya jenuh buat apa? Tidak ada gunanya saja kok. 11 tahun waktu saya bersama Jamrud dan itu tidak sebentar, bagi saya mereka (Jamrud) itu sudah seperti keluarga saya sendiri," ceritanya. (kpl/gum/boo)

Knowing enough about news to make solid, informed choices cuts down on the fear factor. If you apply what you've just learned about news, you should have nothing to worry about.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar