Rabu, 10 Februari 2010

Fanny Bauty Bantah Korbankan Anak Untuk Menang

The more you understand about any subject, the more interesting it becomes. As you read this article you'll find that the subject of news is certainly no exception.
Dalam persidangan kasus perceraian antara Mark Sungkar dan Fanny Bauty rupanya terjadi sebuah ketidaksinkronan. Pihak Fanny menunjuk kedua anak mereka, Shireen dan Zaskia Sungkar, untuk menjadi saksi. Namun, pihak Mark melarang kedua anak mereka itu bersaksi di Pengadilan. Bahkan, pihak Mark curiga kedua anak itu dikorbankan agar Fanny memperoleh kemenangannya di persidangan.

"Nggak kok. Mereka juga yang minta. Mereka mau cepat selesai juga, nggak mau digantung-gantung. Alasan keberatan itu nggak bisa, anak-anak sudah besar. Mereka juga nggak keberatan buat datang," tampik Fanny selepas persidangan di PA Jakbar, Rabu (10/02) kemarin.

"Selama ini, mereka sudah bertemu pengacara saya dan mau ikut dengan saya karena tinggalnya sama ibunya," lanjutnya.

Truthfully, the only difference between you and news experts is time. If you'll invest a little more time in reading, you'll be that much nearer to expert status when it comes to news.

Akhirnya, kesaksian Shireen dan Zaskia pun dijadwalkan di dalam sidang berikutnya. Meskipun pihak Mark tidak setuju, namun Hakim yang berkuasa memutuskan lain.

"Nanti di sidang berikut itu adalah panggilan kepada anak-anak oleh Majelis Hakim. Bukan kita lagi. Mark sih nggak menyetujui, tapi Hakim yang berkuasa, anak-anak akan dihadirkan. Sampai sejauh mana sih perkawinan saya, pengorbanan saya untuk anak-anak. Kan 4 tahun kemarin pernah mengajukan. Saya takut juga kalau diteruskan, takut saya yang mati duluan," terang Fanny sambil menambahkan jika kesaksian dari saksi-saksi yang dihadirkannya banyak dibantah oleh pihak Mark.

Sementara itu, ibu Fanny yang juga dihadirkan sebagai saksi mengakui jika dirinya salut pada sang putri. Pasalnya, Fanny bisa mempertahankan pernikahannya dengan Mark selama dua puluh tahun.

"Saya salut sama anak saya. Kalau saya nggak kuat deh. 20 tahun saya melihat. Padahal istri yang pertama dan kedua itu cuma tahan berapa tahun coba. Saya salut sama dia, dia menyelamatkan rumah tangga dan membimbing anak. Dari awal saya tidak setuju dengan pernikahan mereka karena dia (Mark) sudah dua kali menikah sedangkan anak saya masih gadis dan belum selesai kuliah. Saya banyak mendengar kejelekan Mark Sungkar, saya bilang ' Jangan diganggu'," terang sang ibu.

Sidang sendiri berakhir pukul 02.15 siang kemarin. Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda saksi dari Mark dan Fanny lagi. (kpl/gum/npy)

Now might be a good time to write down the main points covered above. The act of putting it down on paper will help you remember what's important about news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar