Rabu, 17 Februari 2010

Mike Lewis & Tamara Bleszynski: Bukan Cinta Buta

Would you like to find out what those-in-the-know have to say about news? The information in the article below comes straight from well-informed experts with special knowledge about news.
Oleh: Steve, KapanLagi.com's Founder

Mike Lewis terlihat lebih dewasa dari umurnya, bukan saya bilang kelihatan tua, tapi bagaimana ia mengambil sikap, pemikiran dan dari tutur katanya. Duduk di samping Tamara Bleszynski, yang tampil lebih tanned dari biasanya, kemudian berbicara lepas dan saling mengisi satu dengan yang lain... God, they're perfect! Klop. Pas banget! Sebelumnya saya mengenal mereka dari infotainment di TV atau tulisan tabloid. Tapi ketika saya ketemu mereka, image cinta buta yang selama ini diopinikan publik buyar seketika. Sayang dan cinta mereka sudah dewasa, dan ada logika, meski masih saja seperti love birds. Mereka tidak buta!

Saya sempat menyinggung soal usia, dan mereka bilang bahwa hubungan manusia itu tidak dibatasi usia, orang bisa dengan dengan siapapun selama dia merasa nyaman dengan siapapun. Usia sama sekali bukan menjadi penghalang, meskipun sempat dimasalahkan -- kalau menurut saya, buktinya?

"Saya berkali-kali melamar Tamara dan dia menolak saya!"¨

Wow!! Iyalah ditolak, pas waktu melamar pertama-tama dulu, Anda masih umur berapa, Mike? Hahaha...

Kemudian dia cerita pas waktu pertama kali melihat Tamara, "Saya hidup di tengah manusia-manusia cantik, karena karir saya. Saya sudah terbiasa melihat orang cantik." Itulah Mike, pria ganteng di antara manusia-manusia cantik. Terus?

"Tetapi ketika saya melihat Tamara, dan saya, seperti Anda juga mungkin, kalau melihat dia, seorang bintang besar, saya tidak berani berharap banyak!"

It's really a good idea to probe a little deeper into the subject of news. What you learn may give you the confidence you need to venture into new areas.

¨Sementara Mike terus bicara, Tamara hanya menatap dia dengan senyum yang selalu sempat lebar. Jujur saya terpana melihat Tamara, bukan soal kecantikannya kali ini, tapi bagaimana caranya dia memandang suaminya. Setelah berusia tiga puluh lima tahun ke atas, orang sepadanan saya pasti bisa melihat makna di balik tatapan mata. Swear! It's love!

Mike dan Tamara di The Living Room Bali

"Saya melihat Tamara," sambung Mike. "Dan akhirnya saya kenal dia dan Tamara tampil sebagai Tamara buat saya. Tidak ada sosok lain di dalam dirinya. Kami langsung klop! Apa yang dia suka saya suka, apa yang dia mau saya mau."

Setiap kata yang keluar dari mulut Mike, tertata dengan baik. Dia menuturkannya dalam bahasa Inggris yang coba saya terjemahkan seenak mungkin. Saya lihat dia tidak hanya sekedar ngomong, dia mengingat-ingat apa yang dia alami, dia merasakan apa yang dia rasakan, dan lalu diceritakannya dengan kalem dan seadanya.

Kemudian, "Setelah bertemu dengan Tamara, saya tidak pernah melihat wanita lain secantik dia!"

Saya setuju, dan manusia sejagad raya pasti juga sependapat, Tamara memang WOW = the Woman of Women.. Haha... Sedikit melebih-lebihkan boleh kan?

"Wedding adalah celebration of love. Showing everyone how much we love each other." Pernikahan buatnya adalah perayaan cinta. Menunjukkan ke semua orang seberapa besar cinta mereka satu dengan yang lain.

Mike & Tamara, congratulations! Sori, saya lupa tidak mengucapkannya pada waktu ketemu. And I believe, just like everyone expects, you both are forever - not only diamonds are forever. (kpl/SKL)

There's a lot to understand about news. We were able to provide you with some of the facts above, but there is still plenty more to write about in subsequent articles.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar