Kamis, 15 April 2010

Maya Rumantir Ultah Pernikahan

The following article includes pertinent information that may cause you to reconsider what you thought you understood. The most important thing is to study with an open mind and be willing to revise your understanding if necessary.
Enam tahun silam, tepatnya tanggal 2 April 2004 silam, Dr. Maya Olivia Rumantir MA. Ph.D dipinang Ir. Takala Gerald Manumpak Hutasoit, dalam pemberkatan di Gereja Katedral Jakarta. Kala itu usia wanita kelahiran Makassar itu telah menapaki usia 40 tahun. Life begin at 40. Dan itu terbukti dengan lahirnya Kristania Kiaraoverialda Tyur Nauli Hutasoit (5).

"Ini adalah ucapan syukur seperti biasanya," ujar Maya saat memberi kata sambutan dalam acara syukuran pernikahan ke-6 di Resto Kampung Goela Sudirman, Rabu (14/4).

If you base what you do on inaccurate information, you might be unpleasantly surprised by the consequences. Make sure you get the whole news story from informed sources.

"Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk berkeluarga dan punya keturunan. Saya merasa beruntung menikah di usia 40 tahun masih bisa dikaruniai anak, padahal di dunia kedokteran itu hal yang sulit," imbuhnya.

Bagi wanita kelahiran Makassar ini, hidup dijalani secara mengalir. Berbagai aktivitas dijalani dengan ketulusan dan sungguh dikerjakan. "Hidup hanya sekali, lakukan satu poin yang besar," tuturnya.

"Saya mohon doa restunya, biar keluarga langgeng sampai akhir hayat. Menikah hanya sekali dalam hidup. Semoga suami dan anak saya dapat limpahan karunia," pungkasnya. (kpl/wwn/bun)

Now that wasn't hard at all, was it? And you've earned a wealth of knowledge, just from taking some time to study an expert's word on news.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar